Install IIS pada Windows Server 2022

Install IIS pada Windows Server 2022

Install IIS pada Windows Server 2022
Comments

Written by nia

Halo!

Kali ini aku akan membahas terkait Internet Information Service atau biasa disingkat dengan IIS. Nah, memangnya apa sih IIS ini?

IIS sendiri merupakan web server buatan Microsoft yang digunakan untuk meng-host dan mengelola situs web, aplikasi web, serta layanan lainnya di sistem operasi Windows. Dalam panduan kali ini, aku menggunakan sistem operasi Windows Server 2022. Kalau teman-teman biasanya menggunakan Linux, tentu familiar dong dengan NGINX, apache2, Litespeed Web Server? Nah! IIS ini satu ‘jenis‘ dengan mereka.

Yuk, kita simak cara install IIS pada Windows Server 2022!

1. Buka aplikasi Server Manager pada Windows Server-mu. Kemudian klik menu Add roles and features.

Add roles and feature pada Server Manager di Windows Server

2. Pada bagian Before you Begin, bisa klik button Next.

3. Pada Installation Type, pilih sesuai kebutuhan. Dikarenakan kami menggunakan Virtual Machine (VPS) maka untuk typenya pilih yang Role-based or feature-based installation, kemudian klik Next.

4. Untuk Destination Server bisa pilih Select a server from the server pool, kemudian klik Next.

5. Pada bagian Server Roles, klik Web Server (IIS).

6. Kemudian akan muncul box untuk konfirmasi terkait fitur yang diperlukan. Klik button Add Features.

7. Klik Next.

8. Pada bagian Features, bisa install fitur tambahan yang diperlukan. Dalam case kali ini, aku membiarkannya sesuai default. Pastikan .NET FRAMEWORK 3.5 atau 4.8 sudah tercentang. Kemudian klik button Next.

9. Pada bagian ini klik button Next.

10. Pada bagian Role Services, cari di bagian Application Development kemudian centang pada bagian CGI, kemudian klik Next.

11. Pada bagian ini akan ada laman untuk review service apa saja yang akan kita install. Apabila sudah yakin, bisa klik button Install.

12. Tunggu proses instalasi selesai. Jika proses instalasi telah selesai, klik button Close.

13. Untuk memastikan apakah IIS sudah berjalan dengan baik atau tidak, buka browsermu, kemudian coba akses alamat IP VPS-nya. Apabila proses install IIS sudah berhasil, maka seharusnya akan menampilkan laman default seperti ini.

Sebagai informasi, untuk Document Root IIS ada pada folder C:\inetpub\wwwroot, sehingga apabila ingin menambahkan file website biasanya diletakkan di dalam folder tersebut.

Setelah ini, Kamu perlu menginstall Microsoft Visual C++ supaya websitemu berjalan dengan baik. Yang mana prosesnya sangat mudah dan bisa Kamu ikuti dengan mengikuti panduan berikut : 

Tutorial Install Microsoft Visual C++ di Windows Server 2022

Yapp. Sudah selesai :)) Mudah bukan? Sepertinya itu dulu yang aku share kali ini. Lain kali aku akan berbagi tips yang lain. Ditunggu yaa~

Have a nice day!! Semoga tips kali ini bermanfaat 😀

More from Nia’s Story

Membuat Access Token pada Jagoan Cloud

Membuat Access Token pada Jagoan Cloud

Ola! Dikesempatan kali ini, aku akan menjelaskan mengenai cara membuat access token pada Jagoan Cloud. Melansir dari dokumentasi resmi Virtuozzo Jelastic mengenai personal access token ini, fungsinya adalah untuk mengautentikasi request API di platform. Yuk, kita...

Instal PHP di Windows Server 2022

Instal PHP di Windows Server 2022

Hiii! PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemrograman sisi server yang digunakan untuk membuat dan menjalankan aplikasi web dinamis. Selain biasanya dijalankan di Linux, PHP juga tetap bisa loh dijalankan di Windows Server.  Yuk, kita simak cara install PHP...

Install Microsoft Visual C++ di Windows Server 2022

Install Microsoft Visual C++ di Windows Server 2022

Ola! Menyambung postinganku sebelumnya terkait instalasi IIS pada Windows Server 2022, kali ini aku akan menjelaskan langkah-langkah untuk menginstall aplikasi Microsoft Visual C++. Baca juga : Cara Instal IIS di Windows Server 2022 Sebelumnya, Kamu perlu tahu apa...

Romcom Dua Ribuan

Romcom Dua Ribuan

Romcom Dua Ribuan

Romcom Foreverr

Hi!!!

Kali ini aku kembali lagi dan akan membahas romcom. Sebulan kemarin, sebenarnya setelah nonton Mr. Plankton aku sebenarnya merasa ‘kosong’. Tahu gak sih rasanya pengin rewatch Mr. Plankton lagi, tapi kamu gabakal dapat feel seperti saat pertama kali nonton? Jadi kamu akhirnya menyerah untuk menontonnya karena mager banget juga nonton sesuatu yang sudah kamu tahu.

Yap! Itulah yang aku rasain! Hahahaha

Soooo, buat mereset mood-ku lagi, aku berusaha mencari film romcom. Banyak sebenarnya film-film romcom yang sudah kutambahkan ke watchlist-ku, tapi aku nggak merasa klik dengan sinopsisnya. Sampaiii akhirnya di reels instagramku, muncul cuplikan dari film :

Confessions of Shopaholic

Cuplikan tersebut sangat menarik. Kalau tidak salah ingat, mungkin kutipannya kayak “How can I have a girlfriend if it’s not you?Asdfghkjsdsjahdjhsa … But it’s better of course! Aku tidak ingat kalimat persisnya gimana. Tapi yang pasti tidak se-cheesy itu hahaha.

Langsung lah aku cus membuka laptopku dan mencari resource untuk menonton film itu (karena di netflix tidak ada ya kawan). Klik klak klik klak, bunyi jari jemariku mengetik keyboard laptopku. Dan aku menemukan resource yang bagus xixi.

Nontonlah aku selama 104 menit menatap laptopku yang menampilkan Isla Fisher dan Hugh Dancy saling beradu akting. Selama nonton aku merasa sebel banget sama Rebecca Bloomwood (diperankan oleh Isla), karena jiwa impulsif buyingnya sangat bertolak belakang dengan apa yang selama ini kujalani. But I also feel like there are butterflies flutter in my stomach, because of Luke Brandon ofc! Hahaha yap, Hugh Dancy indeed.

Sebentar, kebanyakan nonton film barat membuatku jadi semakin sering mencampur kalimat berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris menjadi satu. Hahaha maaf.

Kembali ke film Confessions of Shopaholic tadi. Filmnya sangat ringan, meskipun issue yang diambil agak nyerempet soal mental health. Dan latar yang diambil juga kehidupan 9 to 5 pekerja kantoran, spesifiknya adalah jurnalis. Tempat yang diambil adalah New York. Yup, kota metropolitan sejuta umat.

Ternyata film ini juga membuatku agak ‘movie slump’. Karena aku jadi merasa aku harus nonton film dengan genre dan latar yang sama. Tapi karena aku malas mencari rekomendasi. Jadiii, aku menyerah.

But in the end, hari ini aku membuka netflix dan melihat :

How to Lose a Guy in 10 Days

Terpampang nyata di banner teratas platform Netflix-ku. Bermodalkan hanya mengingat info dari salah satu temanku (thx Michelle <3) bahwa film ini romcom, tanpa berusaha membaca sinopsisnya untuk recall lagi inti film ini seperti apa, aku klik tombol ‘putar’ itu.

DAN TERNYATA SAMA!!! Satu genre, satu tema (kalau kehidupan jurnalis dijadikan tema film), satu latar di New York, satu trope (fake relationship kalau aku bisa menambahkan minor trope), satu generasi (film tahun 2000-an)!!!!

Film dengan durasi 116 menit ini sukses membuatku tertawa cekikikan jam segini. Cekikikan ditambah merasa ‘tersentuh’ hahaha. Karena filmnya bagus bangeettt buatku.

Oke, dua film ini sukses membuatku jatuh hati dengan film jaman dulu. Kayak gini loh, film yang aku mau. They show affection through words and action. But the action is not only just ‘intimate action’ aka s.e.x. Mana komedinya dapat banget lagi.

Anyway, what we can get from those movies?

Truthful. Do what you want, say what you want. Sumber drama tuh memang kebohongan. Hahahaha! Serius bangettt kalimatnyaa. Tapi seriusan, semua film selalu punya pesan kecil didalamnya. Meskipun seringkali lupa xixi.

More From Nia’s Story

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Review Mr. Plankton (2024)

Review Mr. Plankton (2024)

Menculik pengantin?!?!Hiiiii!!! Aku habis marathon salah satu netflix series, kali ini Kdrama lagi, judulnya Mr. Plankton. Baru rilis 8 November 2024 lalu dan aku baru menyelesaikannya sekarang. Siapa saja pemerannya? Ada 3 tokoh utama di cerita ini, yaitu:  1. Haejo...

read more
Romcom Dua Ribuan

Romcom Dua Ribuan

Romcom ForeverrHi!!! Kali ini aku kembali lagi dan akan membahas romcom. Sebulan kemarin, sebenarnya setelah nonton Mr. Plankton aku sebenarnya merasa 'kosong'. Tahu gak sih rasanya pengin rewatch Mr. Plankton lagi, tapi kamu gabakal dapat feel seperti saat pertama...

read more

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review Mr. Plankton (2024)

Review Mr. Plankton (2024)

Review Mr. Plankton (2024)

Menculik pengantin?!?!

Hiiiii!!!

Aku habis marathon salah satu netflix series, kali ini Kdrama lagi, judulnya Mr. Plankton. Baru rilis 8 November 2024 lalu dan aku baru menyelesaikannya sekarang.

Siapa saja pemerannya?

Ada 3 tokoh utama di cerita ini, yaitu: 

1. Haejo aka Chae Seunghyeok yang diperankan Woo Dohwan

2. Jo Jaemi yang dibintangi Lee Youmi.

3. Serta Eo Heung yang diperankan dengan apik oleh Oh Jungse.

Ceritanya tentang apa sih Mr. Plankton ini?

Eitsss, sebelum bahas ke plot dan isi cerita, aku mau memuji banget series ini. Akting dan adlibs aktornya luar biasa bangeeeeeettttt. Latar tempat yang dipilih cantik parah. Mulai dari sawah, pantai, gunung, gunung bersalju, semuanya bagus. Terus yang tidak kalah penting, OST drama ini SANGAT COCOK sama filmnya. Thanks to Junha Park dengan lagunya The Town dan sederet lagu lainnya yang juga jadi ost di series ini.

Ok ok, masuk ke cerita.

Di episode 1 film ini sudah kelihatan banget kalau genre film ini selain romance-comedy seperti yang tertera di platform, juga bergenre angst. Sedih? Iya dong, pasti! Diawal cerita saja sudah dibuka dengan scene dimana Haejo sekarat, kemudian kita diajak kembali ke beberapa bulan sebelum kejadian tersebut.

Tiga bulan sebelumnya, Haejo divonis dokter bahwa pada otaknya muncul semacam tumor yang sangat banyak. Dia menyebut ini bom waktu yang bisa menyebabkan kepalanya meledak. Menurut analisa dokter, penyebab ‘bom waktu’ di kepala Haejo muncul ini sebagian besar karena gen. Lucu banget, sedangkan kondisinya Haejo tidak tahu siapa bapaknya.

Sepulang dari rumah sakit, Haejo bertemu Jaemi, mantan kekasihnya, yang divonis mengalami menopause dini. Dalam 2 hari, Jaemi sebenarnya akan menikah dengan Eo Heung, pewaris ke-18 dari keluarga ‘adat’ disana. Tapi setelah mengetahui bahwa dirinya tidak akan bisa memiliki anak, Jaemi merasa sedih dan bingung.

Disinilah, kisah seru dimulai. Haejo yang punya karakter YOLO, tiba-tiba datang ke pernikahan Jaemi dan menculik pengantin wanita tersebut. Lalu Eo Heung gimana? Ya kali, pengantin pria cuma diem-diem bae tau calon istrinya diculik. Dikejarlah!

Tapi ceritanya nggak sampai disitu doang. Eo Heung tidak sendirian, karena ada orang lain juga yang mengejar Haejo. Gangster malah!
Lah? Kok bisa??? Nah, itu dia serunya! Kalau kepo, gas tonton aja lah. Entar aku malah spoiler hahaha.

So, overall?

Mr. Plankton dikemas dengan padat dalam 10 episode. Tidak ada terlalu banyak tokoh yang diperkenalkan, sehingga membuat cerita ini melebar. Meskipun di 5 episode awal series ini akan membuat kita merasa ‘Kok banyak banget sih tokohnya?’ Tapi seriusan deh, semua tokoh pendamping berperan penting dalam alur ceritanya.

Oiya, sekali lagi aku mau memuji akting para aktornya huhuhuhu. Selain karena Woo Dohwan ganteng banget, tapi gila sih dia ekspresif banget. Yang paling aku suka adalah adegan saat Woo Dohwan kaget. Semua adegan dia kaget di 10 episode series itu, rasanya kayak beneran kaget hahaha.

Terus yang mengesankan juga adalah SUARANYA WOO DOHWAN!!!! Suara Woo Dohwan tuh tipe-tipe yang berat, lembut, manly gitu. Yang cocok buat iklan-iklan spotify atau penyiar radio mungkin. Enak bener didengar selama 10 episode itu pokoknya! Dan yang kece adalah Woo Dohwan pandai banget mainin intonasi suaranya. Seperti yang aku bilang, suara Woo Dohwan tuh iklan banget yang ceria-tengil, tapi ketika dia memerankan adegan sedih yaa suaranya tuh kedengeran sedih banget.

Lalu ada Lee Youmi yang aaaaahhhh cantik bangettttt. Terus dia juga pas adegan di peron kereta api sebelum berangkat ke Busan, ada scene dimana Youmi kaget dan rasanya itu kaget beneran deh hahaha. Aku akan tetap membahas adegan kaget yang ada di Mr. Plankton ini sampai sekian juta kali hahaha. Nagih lihatnya!

Last but not least, Oh Jungse jjang! Aktingnya keren banget. Dalam 10 episode itu, kita bakal diajak melihat pertumbuhan karakter dari Eo Heung. Penulis cerita ini keren banget, dan tentunya Oh Jungse yang memerankan tokoh ini tidak kalah nampolnya!

Content warning

Di series ini banyak banget umpatan. Beneran yang setiap 3 menit sekali adaaa aja umpatannya. Untungnya ini umpatannya dalam bahasa korea dan diterjemahkan dengan bagus. Yaa nggak begitu mengganggulah.

Apa yang bisa diambil dari film ini?

Live your life. Accept yourself first, then you can accept other people in your life and you won’t hurting them.
Ah! Banyak sebenarnya kutipan-kutipan asbun dari Haejo dan Jaemi yang relate dengan kehidupan masyarakat pada umumnya, sayangnya aku tidak mencatatnya karena mager. Alias sebenarnya pengin cepet-cepet nyelesaiin marathon film ini hahaha.
Anyway, kalau Kamu kepo, buruan tonton seriesnya di Netflix!

Another Nia’s Story

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Review Mr. Plankton (2024)

Review Mr. Plankton (2024)

Menculik pengantin?!?!Hiiiii!!! Aku habis marathon salah satu netflix series, kali ini Kdrama lagi, judulnya Mr. Plankton. Baru rilis 8 November 2024 lalu dan aku baru menyelesaikannya sekarang. Siapa saja pemerannya? Ada 3 tokoh utama di cerita ini, yaitu:  1. Haejo...

read more
Romcom Dua Ribuan

Romcom Dua Ribuan

Romcom ForeverrHi!!! Kali ini aku kembali lagi dan akan membahas romcom. Sebulan kemarin, sebenarnya setelah nonton Mr. Plankton aku sebenarnya merasa 'kosong'. Tahu gak sih rasanya pengin rewatch Mr. Plankton lagi, tapi kamu gabakal dapat feel seperti saat pertama...

read more

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review Maharaja (2024)

Review Maharaja (2024)

Review Maharaja (2024)

Ha? Nyari tong sampah?

Hi!!!
Kali ini aku datang lagi membawa rekomendasi film. Judulnya Maharaja dan ini tayang di Netflix. Ini film India, tapi nggak termasuk Bollywood. Kalau kata Putri (temanku) dan dari beberapa referensi, Maharaja ini merupakan film Tamil. Wah, jenis industri film di India tuh banyak juga ya ternyata!

Anyway, yang main siapa?

Sejujurnya saya tidak kenal :”)

Aktor-aktornya mukanya sangat menggambarkan kaum menengah ke bawah di India. Dan mereka mirip-mirip mukanya. Badannya, kulit coklat gelap terbakar matahari, dan berkumis. Jadi, kalau nonton ini kalian harus jeli atau kalau nggak kalian bakal bingung haha. 

!!! Trigger Warning !!!

Film ini genrenya thriller, action, drama dijadiin satu. Serta ada isu sexual abuse, sorry kalau spoiler dikit. Tapi ini penting. Kalau kamu tidak tahan dengan konten seperti itu, lebih baik skip dulu deh film ini.

Btw btw btw btw, aku nonton ini selama 2 hari di kantor hahaha. Jadi sejak jam makan siang kemarin (14/10), jam makan siang hari ini (15/10), dan setelah jam pulang tadi, di lantai dua kita nobar Maharaja ini. Seru bangettt!!!!

Mana pas nonton tuh banyak banget yang asbun lagi. Jadi nggak begitu takut pas nontonnya haha. Masa katanya ada salah satu aktor yang mukanya Jawa banget hahaha. Terus lagi, menampar tuh merupakan senjata terampuh di film ini. Kan kocak banget komentarnya! wkwkwkwk

Back to the movie!

Film ini menceritakan tentang tukang cukur, bernama Maharaja, dan dia rumahnya dirampok. Laporlah dia ke kantor polisi bahwa dia kehilangan benda berharga, yakni Laksmi. Tong sampah yang sudah menyelamatkan nyawa anaknya dulu. Dia dan putrinya menganggap Laksmi ini sebagai dewa penyelamat mereka, jadi mereka nggak mau kehilangan benda tersebut.

Selama nonton, kita bakal dibikin bingung, memangnya dibalik nilai tong sampah itu ada apa lagi sih? Kok sampai si tokoh utama kita ini, Maharaja, keukeuh banget mencarinya bahkan sampai bikin porak poranda kantor polisi.

Oiya, kamu juga bakal dibikin bingung karena plotnya yang maju-mundur. Tapi gak perlu khawatir karena eksekusi plotnya tetap smooth. Lalu ada plot twist juga tentunya di film ini. Plot twist-nya tuh nggak cukup sekali, berkali-kali malah! Penulisnya keren sih ini!

Sooo, what will we get from this movie?

Behave. Kita harus menjaga perbuatan kita, berperilaku baik. Jangan sampai apa yang kita lakukan untuk ‘memberi pelajaran’ pada orang lain, malah berbalik ke diri kita sendiri.

Kalian harus nonton ini sih. Karena kocaknya dapat, menegangkannya iya, bingungnya iya. Approved by teman-teman di kantor juga haha.
Happy watching!

More From Nia’s Story

PLAVE, The Virtual Idol

PLAVE, The Virtual Idol

Virtual Idol 우리 Plave!!!!Halo!!!! KENALAN DULU Aku datang kali ini mau mengenalkan sama yang namanya Virtual Idol! Sebenarnya mereka ini adalah idol yang diadaptasi dari konsep VTuber aka virtual youtuber. Dan mereka merupakan virtual idol KPOP cowok pertama sependek...

read more
Instal PHP di Windows Server 2022

Instal PHP di Windows Server 2022

Hiii! PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemrograman sisi server yang digunakan untuk membuat dan menjalankan aplikasi web dinamis. Selain biasanya dijalankan di Linux, PHP juga tetap bisa loh dijalankan di Windows Server.  Yuk, kita simak cara install PHP...

read more
Daily Life of Technical Support Jagoan Hosting Pt. 2

Daily Life of Technical Support Jagoan Hosting Pt. 2

Another Daily Life as Technical Support Jagoan HostingHi! Aku kembali lagi nih hehehe. Yaaa walaupun kalau boleh jujur postingan yang kemarin nggak begitu ramai sih haha, tapi aku tetap pengin bikin part duanya. Kali ini aku mau cerita tentang hal lain selama menjadi...

read more

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review Home Sweet Loan (2024)

Review Home Sweet Loan (2024)

Review Home Sweet Loan (2024)

Kamu pengin beli rumah ? ? ?

Hi!!!!!!

Pumpung masih hangat banget filmnya dan aku baruuuu saja kemarin habis nonton ini sama Mbak Hilga dan Mbak Efa. Iya! Home Sweet Loan judulnya. Film ini sudah tayang sejak 26 September 2024 lalu.

Melansir dari tweet akun X si Visinema Pictures, yang mana merupakan rumah produksi film ini, Home Sweet Loan sudah mencapai 550.000 lebih penonton dalam kurun waktu tujuh hari ini. Wow! Banyak yaaaa. Dan aku termasuk dari lima ratus ribuan orang itu hahaha.

Anyway, film ini genre-nya sepertinya drama, slice of life. Alurnya sangat fast pace, padat gitulah. Terus tahu-tahu dah ending aja tuh filmnya. Ini entah karena aku kemarin masuknya telat 10 menitan, atau durasinya memang cukup terbatas. Karena nih film durasinya 112 menit, 30 menit lebih cepat daripada Mencuri Raden Saleh. Mungkin takut bosan kali ya, toh soalnya yang dibahas tuh yaa memang kehidupan sehari-hari masyarakat kelas menengah.

Btw btw btw, ternyata film ini merupakan adaptasi dari novel karya Almira Bastari. Jadi pengen baca bukunya deh, karena pasti ceritanya lebih lengkap.

Terus ceritanya tentang apa sih?

Nah, tokoh utama film ini adalah Kaluna, anak bungsu dari 3 bersaudara. Dia tinggal masih 1 rumah dengan orang tuanya, juga 2 kakaknya yang sudah berumah tangga. Sesak banget tuh rumah diisi hampir 10 orang, penampakannya sudah kayak kapal pecah. Dan disitulah akhirnya Kaluna bermimpi untuk memiliki rumah sendiri, biar dia nggak perlu berbagi ruangan dengan orang lain. Biar dia punya safe place sendiri.

Dalam misi mencari rumah, Kaluna dibantu 3 orang sahabat karibnya. Miya, Tanish, dan Danan. Ada kali mereka survei banyak rumah. Mulai dari iklan perumahan yang luas tanahnya cuma 15 meter (hahaha komar kosan apa rumah tuh), sampai rumah kosong karena bekas tindakan kriminal. Dan akhirnya, Kaluna menemukan satu developer perumahan yang sangat cocok sama kebutuhannya dia.

Tapi disini nih, konfliknya mulai lagi. Keluarganya Kaluna ‘bangkrut’ gara-gara abangnya yang bodoh banget. Tidak akan aku jelaskan, tapi kalian pasti bisa menebak karena apa. So, dari sini apa yang akan Kaluna lakukan?
Apakah dia akan mengabaikan keluarganya dan tetap membeli rumah? Atau malah dia mempertahankan keluarganya?
Tonton aja deh, kalau mau tahu jawabannya.

Apa yang aku rasain selama nonton?

MAAAAARRRAAAAHHHHH. Karena abangnya bodoh banget, yang mana itu buat banyak orang mungkin relate. Saking marahnya tuh aku sampai ncuma bisa nangis beberapa detik doang di adegan ketika Kaluna akhirnya mengambil keputusan. Soalnya sedih, tapi terus MARAH BANGET. Tahu kan, rasanya marah sampai speechless? Nah, gitu deh.
OH! ((Spoiler alert)) Kecuali di bagian aquarium date-nya si Kaluna dan Danan haha. Tolong banget itu aktingnya Derby Romero sebagai cowok kasmaran yang menatap Kaluna diam-diam SANGAT BAGUSSS!!!! Gimana mau marah coba kalau ngelihat tatapan Danan ke Kaluna sangat adem, sangat admire her.
Tapi yaudah abis scene itu aku tetep marah. Bahkan sampai ending, aku masih marah. Mana pas ending tuh aku reflek bilang “Lah? Abis? Udah? gini doang?”

Apa amanat dari film ini?

Sejujurnya, aku tidak bisa ambil apa hikmah dari film ini. Karena sampai sekarang aku masih diliputi rasa marah, dan ingin banget memaki-maki keluarganya Kaluna hahaha. Tapi, menurut perspektif Mbak Hilga dan Mbak Efa, dari film ini tuh kita bisa lihat kalau ‘rumah’ itu gak selalu berupa bangunan megah dan kelihatan ideal.
Boleh juga, tapi aku masih tetap merasa tidak masuk akal (untuk saat ini, sorry).

Film ini cocok kalau mau ditonton sama keluarga. Mungkin aku akan rewatch, tapi tidak dalam waktu dekat. Menunggu filmnya ditayangkan di Netflix kali ya baru rewatch.

It’s a wrap, karena ost-nya bagus-bagus dan cocok!!!!

More From Nia’s Story

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Daily Life of Technical Support Jagoan Hosting Pt. 2

Daily Life of Technical Support Jagoan Hosting Pt. 2

Another Daily Life as Technical Support Jagoan HostingHi! Aku kembali lagi nih hehehe. Yaaa walaupun kalau boleh jujur postingan yang kemarin nggak begitu ramai sih haha, tapi aku tetap pengin bikin part duanya. Kali ini aku mau cerita tentang hal lain selama menjadi...

read more
Romcom Dua Ribuan

Romcom Dua Ribuan

Romcom ForeverrHi!!! Kali ini aku kembali lagi dan akan membahas romcom. Sebulan kemarin, sebenarnya setelah nonton Mr. Plankton aku sebenarnya merasa 'kosong'. Tahu gak sih rasanya pengin rewatch Mr. Plankton lagi, tapi kamu gabakal dapat feel seperti saat pertama...

read more

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy