Kamu pengin beli rumah ? ? ?Hi!!!!!!Pumpung masih hangat banget filmnya dan aku baruuuu saja kemarin habis nonton ini sama Mbak Hilga dan Mbak Efa. Iya! Home Sweet Loan judulnya. Film ini sudah tayang sejak 26 September 2024 lalu. Melansir dari tweet akun X si...
Review Film People We Meet on Vacation (2026)
Review Film People We Meet on Vacation (2026)

There is thin blur line between searching and escaping.
Haloo!!!
Aku datang membawa rekomendasi film baru untuk kalian semua hehe 😀
People We Meet on Vacation, diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Emily Henry. Tulisan tangan tersebut diangkat ke layar kaca oleh Netflix. Baru juga tiga hari tayang sejak dirilis 9 Januari 2026 lalu, film ini sudah menduduki peringkat 5 film teratas!
Yuk kenalan sama tokoh utamanya!
Ada 2 tokoh utama dalam film ini, Poppy si female lead dengan karakter yang spontan, berantakan (messy-chaos), tapi ternyata dia sangat sentimental. Dan kepribadiannya itulah yang membuatnya putus kuliah dan memilih untuk bekerja menjadi penulis di majalah R&R, di New York. Jujur, tokoh dengan penokohan karakter ini, jurnalis maksudku, sangaaaattttt amaattt klasik. Named it! Kamu pasti bisa menemukan banyak banget rom-com film yang tokoh utama wanitanya penulis perempuan hehe. How to Lose a Guy in 10 Days, misalnya.
And honestly, I have a good feelings about these womens writer characters! Cause in my opinion, the story about these writers fellas always LIT.
Move, tokoh utama pria di film ini bernama Alex. Dia tipe-tipe cowok yang kutu buku, loyal, on-time, rajin deh pokoknya. Tiap pagi dia punya rutinitas untuk lari berkeliling komplek. Di pendidikan juga dia menjalani semua kehidupan kuliah mulai dari S1, S2 digas semua oleh pria ini. Orang yang bisa mengendalikan dirinya, itu yang aku lihat dari Alex.
Sangat kontra ya karakter mereka. Yang satu sangat messy, yang satu sangat stable.
So, how can they fall in love?
Yap! To the point saja, karena film ini romance-comedy pasti tujuan akhir filmnya pasti how will they ended up with each other, ya kannn.
Mereka pertama kali bertemu di liburan akhir semester kuliah tahun pertama mereka (kurasa). Poppy menumpang Alex untuk pulang ke kampung halaman mereka, yang kebetulan sama yakni di Lienfield. Yang ternyata, pertemuan pertama itu memberi kesan awal yang buruk untuk Alex terhadap Poppy. Mulai dari perempuan ini ternyata suka ngaret, berantakan, pokoknya semua jadi terasa chaos dengan kehadiran Poppy. Bahkan sampai membuat perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu 4 jam itu, bisa molor banget jadi hampir 24 jam!
Tapi, dibalik hal-hal spontanitas dan “buruk” itu ternyata ada hal yang menarik juga dan patut untuk disyukuri. Kata Alex, dia gak bakal bisa melihat matahari terbit yang cantik banget di antah berantah kalau dia tidak menghabiskan waktu seharian kemarin bersama Poppy. Dari situ deh, akhirnya bermula awal mereka berteman yang akhirnya berujung ke kesepakatan untuk berlibur setiap tahun pada musim panas.
Satu minggu penuh mereka berlibur selama 7 tahun berturut-turut, sebelum akhirnya konflik antara dua tokoh itu datang. Konflik batin sih ya ini. Dinamika antara Poppy yang avoidant, menolak semua hubungan romansa yang terlalu clingy, tapi dia ingin attach dengan Alex. Lalu ada Alex yang bingung dengan perasaannya, between his girlfriend and his girl-best-friend.
Dan obatnya? Komunikasi sih, titik. Communication is the key, duh!
What’s good about this movie?
Karena film ini bercerita soal vacation a.k.a liburan, jadi latar tempat film ini tuh cukup beragam. Ada di New York, di Barcelona, cantik-cantik pokoknya cara mereka mengambil gambar! Selain tempatnya yang cantik, aku suka sama aktor dan aktrisnya. Mereka wajah-wajah baru di Netflix sepertinya, jadi terasa fresh. Aku juga suka bagaimana film ini cukup smooth dan tidak membuat bingung ketika mengalihkan kita ke masa yang berbeda, karena alur maju-mundur yang digunakan di film People We Meet on Vacation ini. Make up artistnya the best sih! Pandai banget membuat garis tipis penuaan dan styling fashion kedua tokoh kita ini, sehingga terlihat jelas perbedaannya kapan ini masa lalu, kapan ini masa sekarang.
Is there anything feels meh about this movie?
Karena aku tidak baca buku dan sinopsis bukunya sama sekali, jadi ekspektasiku terhadap film ini (melihat dari judulnya saja) ternyata sangat berbeda. Di dalam pikiranku, film ini akan menceritakan soal bagaimana aku berlibur dan bertemu jodoh. Tapi ternyata, trope buku ini malah friends to lovers. Tetap liburan sih, tapi ternyata bertemu dengan ‘teman’ liburan. Karena ternyata Poppy dan Alex ini masuk ke kategori teman yang tidak bertemu secara daily, tapi masih akrab. Because of their annually summer vacation.
Dan juga, kalau kubaca-baca review orang-orang, banyak yang merasa ini baiknya dibikinin jadi series. Karena cerita tiap vacation mereka terasa kurang detail di film ini. Harapannya satu tempat travel, satu episode lah minimal. Tapi menurutku meskipun tidak detail ceritanya, masih bisa dinikmati dan diambil poinnya. Dan bagusnya lagi, kadi film ini rena kejadian di masa lalu dibuat menjadi flashback scene, jadi ya wajar kalau tidak dijadikan detail. Tinggal diambil scene mana yang paling teringat, dan itu makesense sih buat mengatasi ketidak-detailan tadi. Emang ada orang yang ingat semua detail masa lalu ketika sedang memorize sesuatu?
Anyway, karena komentar-komentar dan artikel-artikel review yang bereda di internet dan sosial media, aku jadi semakin tertarik dengan bukunya. Ingin tahu detail apa ya yang kira-kira aku lewatkan. Melihat filmnya saja sudah kesemsem, apalagi baca bukunya ya xixixi.
Buat kamu yang belum nonton filmnya, buruan nonton deh di Netflix! Hehe
Ciao! Ketemu lagi di tulisan selanjutnya yaah

Written by
Another Nia’s Story

Review Home Sweet Loan (2024)

Review Love Reset (2023)
We must recover our memories to say goodbyeOla!!! Setelah kemarin aku menonton film terbaru, kali ini aku abis nonton film yang rilis hampir 2 tahun lalu, tepatnya sekitar bulan Oktober tahun 2023. Karena film ini rilisnya udah dari lama, harusnya sih udah banyak yang...

Review Film People We Meet on Vacation (2026)
There is thin blur line between searching and escaping.Haloo!!! Aku datang membawa rekomendasi film baru untuk kalian semua hehe 😀 People We Meet on Vacation, diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Emily Henry. Tulisan tangan tersebut diangkat ke layar...



