Antara Malang dan Lombok (Bagian I)

Antara Malang dan Lombok (Bagian I)

Antara Malang dan Lombok (Bagian I)

Part 1

Halo halo haloo!!!!!

Aku kali ini datang dengan topik baru hehehehe
Travelling!!!!! Hehehe akhirnya kesampaian juga aku bikin tulisan dengan topik ini setelah sekian lama >_<

Kali ini aku ke Bali. Eh gak gak, ke sebelah timurnya Bali xixixi. Tepatnya di Lombok! Berapa lama aku di Lombok? 10-12 hari lah ya bisa dibilang.

Kok bisa sih tiba-tiba banget ke Lombok? Ngapain aja disana? Hahaha sabar. akan kuceritakan satu per satu.

Awalnyaa …

Mas sepupuku kerja di Lombok dan hari raya idul fitri 1445 H tahun ini dia dan keluarganya mudik ke Malang. Begitu sampai di Malang, saat Mas lagi markirin mobilnya di depan rumah, aku nyeletuk “Aku ikut Mas ke Lombok ya buk,”

Kata Mas, “Iya ayok, ikut aja” terus kata ibuku juga boleh. Nah senang dah tuh aku hehe. Meskipun gak yakin juga apakah akan jadi ikut apa nggak kan. Karena aku masih gak yakin juga, jadi aku gak prepare baju ataupun barang bawaan apapun dari jauh hari.

Rabu malam, tanggal 17 Apil 2024, Mas ngasih tahu kalau entar balik ke Lombok bisa aja besok tanggal 19 pagi sepertinya. Oke lah ya, aku masih kepikiran buat siapin barang bawaan besok aja. Eh besok paginya, tanggal 18 April 2024, Mas bilang kita bakal balik jam 8 malam nanti.

WWWWOOOOOW

Persiapann …

Belum nyiapin apapun aku hahaha. Akhirnya pas istirahat makan siang, aku ambil baju (kebanyakan kaos), terus celana, piyama, skincare. Udah tuh, tas pertama lengkap. Tas kedua masih belum kusiapin karena kan masih kerja ya Jumat siang sampai sorenya itu. Ibuku tuh ya, dari siang dah ngomel “Kok bawaanmu nggak kamu siapin sih?” Padahal baju dah lengkap semua.

Terus selesai kerja, jam 5 aku teng go. Kumatikan laptop dan langsung kumasukin tas beserta keperluannya. Mouse, mousepad, charger laptop, charger hp, semua ada di tas kedua. Pokoknya tas kedua ini isinya barang berharga. Kujadikan satu karena aku tahu aku super duper ceroboh, jadi tas ini akan selalu kubopong kemana-mana.

Oh iya, aku dibekalin ibuku gimbap hahahaha
Ibuku tuh sorenya mendadak juga pergi ke pasar beli nori lembaran terus langsung ngebikinin gimbap. Enak pol loh gimbap buatan ibuk <3
Praktis juga, makannya gaperlu piring-sendok-garpu. Langsung hap aja kayak makan sosis.

Berangkatt …

Kita berangkat tuh pas isya’ jam setengah 8 sepertinya, gak jadi jam 8 malam karena belom isi bensin dulu juga. Buru-buru banget, salim ala kadarnya aku sama ibuku. Dua adik cowokku menangis, adik cewekku ketawa hahahihi (tapi dia tiba-tiba nangis malamnya hahahaha) melepasku berangkat ke Lombok.

Btw, kita naik mobilnya Mas dan berangkat berempat. Mas, Mbak (istrinya Mas), Dedek (anaknya Mas dan Mbak) dan aku. Mas beli tiket kapal dari Situbondo – Pelabuhan Jangkar, ke Pelabuhan Lembar di Lombok. Nah, buat sampai ke Situbondo, kita tempuh lah itu tol dari Malang sampai Probolinggo. Terus lewat jalur pantura dari Probolinggo ke Situbondo.

Total perjalanan sekitar 6 jam. Let’s say, berangkat pukul 8 malam dari Malang (Ngantang) terus sampai Situbondo pukul 2 pagi.

Aku gak tidur selama perjalanan, nemenin Mas nyetir. Disuruh tidur sebenarnya, cuma aku gamau. Aku mau vibing, menikmati suasana, hahaha. Jarang-jarang kan aku berkendara di malam hari, terus bisa dengerin lagu sesuka hari. Night drive banget (tolong maklumi anak bus ini xixixi).
Tapi bukan aku yang nyetir, aku princess passenger haha.

Sampai akhirnya tiba di Situbondo dan jarak ke pelabuhan masih ada 40 menit lagi sepertinya. Dah gak kuat dah, ketiduran aku selama 30 menitan. Terus mendekati pelabuhan aku kebangun lagi.

Di pelabuhann …

Masih tutup pelabuhannya. Jadi kita antri dulu gitu di semacam lapangan besar(?), aku harap kalian paham apa yang aku maksud. Disana Mas dan Mbak makan, terus tidur. Aku ke rest room, duduk-duduk bentar di luar, lalu nyusul tidur juga.

TMI, di Pelabuhan Jangkar banyak kambingnya. Kambingnya tanduknya panjang oy.

Pukul setengah 4 pagi, mulai pada masuk dah tuh ke kapal. Waktu pertama masuk ke kapal aku tuh cuma bisa yang “wow”. Karenaaa ini pertama kalinya aku naik kapal besar. Ada tempat tidurnya, ada kursi penumpang, di lantai atas ada gym dan playground mini.

Sejauh ini aku naik kapal kan baru yang kapal dari Ketapang-Gilimanuk, dan itu kapalnya seingatku tidak ada untuk tempat tidur gitu-gitu. Jadi aku takjub gitu, karena ini pertama kalinya buatku.
Katrok banget ya hahaha

Waitttt, sepertinya kalau aku cerita terus bakal kepanjangan nih. Jadi kita akan sambung cerita-ceritaku di post selanjutnya.
Stay tuned!!!

More From Nia’s Story

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Part 2Haiiii!!!! Ternyata aku ditagih teman-teman buat spill budget ke Lombok hahahaEitsss sabar dulu ya manteman. Spill budget ada di beberapa post selanjutnya. Atau kalau gak sabar klik ini deh : Budget Malang - Lombok Di pelabuhannn ... Masih nunggu pemberangkatan...

read more

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Review The Summer I Turned Pretty

Review The Summer I Turned Pretty

Summer holiday, yeayyy!!!Halooo!!!Aku kembali setelah sebulan lebih hehe. Kali ini aku mau review series, iyep kali ini bukan film. Jadi judul seriesnya "The Summer I Turned Pretty". Series ini sebenarnya diambil dari novel karya Jenny Han dengan judul yang sama. Btw...

read more

Comments

Nia’s Spot
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review One Piece Film : Red

Review One Piece Film : Red

Review One Piece Film : Red

Why Would You Go Back And Have A Hard Life When You Can Enjoy It Here?

Hiiii
Hari ini aku kembali membawa film baru. Well, tidak bisa dibilang baru juga sih, karena rilisnya sebenarnya tahun lalu, 2022. Tapi karena aku baru saja nonton tadi, jadi kita sebut saja baru ya.

Menurutku petualangan Luffy dan nakama-nya kali ini cukup unik. Karena disini Luffy nonton konser JPOP, kapan lagi kan ya? Hahaha. Seriusan loh, JPOP banget. Vibenya berasa nonton konser, ada lighstick-nya juga warna pink. Kan lucu!!

Apalagi pas opening, setelah intro selama kurang lebih 3 menit, langsung disambut suara emas dari idol kita, Uta si rambut pink-putih yang comel. Btw rambutnya Uta membuatku teringat sama Todoroki loh hahaha.

Eitss, tapi jangan salah. Meskipun comel, Uta disini adalah antagonisnya loh! Berlatar tempat di Elegia, kerajaan musik tempat tinggal Uta, dia mengadakan konser tunggal. Misi dari konsernya sendiri adalah membawa era baru kedamaian, kesetaraan di dunia. Gaada tuh namanya kelaparan, kemiskinan, kekurangan, pokoknya enjoy lah hidup. Cuma nyanyi-nyanyi bergembira bersama idol.

Alurnya cukup cepat menurutku, kalau dibandingkan dengan series One Piece. Baru juga 10 menit film dimulai, dah mulai aja kekerasannya 🙂
Tapi abis itu nyanyi lagi karena memang konsepnya ini war sambil konseran. Dari segi waktu, konsernya sebenarnya berlangsung selama 6-8 jam melihat dari informasi Marinir yang bertugas. Tapi dengan epik dikemas dalam 1 jam 50 menit difilmnya.

Film ini kisahnya maju mundur. Kisah masa sekarang, lalu flashback tentang siapa itu Uta, apa yang melatarbelakangi visi misinya membawa era baru. Dannn yang paling penting nyeritain monster utama film ini, Tot Musica, raja iblis yang disegel di bawah pulau Elegia, dengan garis takdir segelnya bisa dibuka oleh idol kita ini, Uta si pemakan buah iblis Uta Uta no Mi.

Well, berdasarkan One Piece Wiki Fandom, Uta Uta no Mi ini merupakan buah iblis yang bisa menyebabkan penggunanya membawa orang-orang yang mendengar nyanyiannya ke dunia virtual. Dari sini udah ketebak kan konsernya si Uta sebenarnya ada dimana xixixi.

Genjutsu~~~

Dari sini lah, akhirnya ‘war’ yang sebenarnya berlangsung. Mulai dari mutar otak buat nyari cara biar bisa keluar dari dunia virtual, sampai scene hangatnya Luffy dan Shanks meyakinkan Uta kalau visi-misinya itu salah.

Kalau kata Zoro di film itu, “Kebebasan ini kebablasan!” hahaha.

War-nya keren banget cuy! Ada beberapa hal yang aku kagumi di war ini, mungkin ini bakal jadi spoiler tapi gapapa lah ya kan filmnya sudah lama juga sebenarnya, diantaranya :
– Shanks ternyata haki-nya sekuat itu. Bahkan admiral marinir pun enggan melawan. Alibinya sih karena ada banyak warga tidak bersalah disekitar TKP, cih! Aku masih bingung dengan konsep haki ini apa, but they said it’s haki so we called it haki.
– Law outfitnya keren! Well aku pribadi masih nonton One Piece series di episode 401. Tapi demi apapun Trafalgar Law di debutnya sangat jelek outfitnya astagaaa. Butuh berapa tahun outfitnya Law jadi mendingan gini hah?
– Sunny kalau beneran bisa jadi singa kecil kayaknya praktis banget yaa, dia bisa diajak jalan-jalan kemana-mana xixi
– Pengembangan karakternya Koby hebat banget!!! Koby yang di awal episode itu cuma jadi kacung di kru Bajak Laut Alvida, sekarang dia bisa jadi Kapten dan leader yang hebat. Aku kagum gimana Koby bisa sepintar itu nyusun strategi, sepercaya diri itu mengambil alih komando, banyak orang lagi yang dikomando! Mugiwara Kru, ada Law juga, Oven (ini siapa jujur gatau). Can’t wait liat gimana Koby berprogress di 600 episode One Piece series selanjutnya!! Huhuhu
– Seperti di Strong World, outfit Mugiwara Kru di puncak war ini lucu juga ya, item-item kayak anak band rock gitu hahaha
– Kenboshoku haki antara Usopp sama Bapaknya, si Yasopp the best! Uaaa moment bapak dan anak yang jempol deh pokoknya.
– OST film ini tentunya!!! Lagu-lagunya sangat kerennn. Apalagi yang Tot Musica, sangat menggambarkan kalau lagi marah-marah. Emosinya beuh, dapat banget!

Well, amanat dari film ini tentunya, tidak baik hidup di dalam dunia mimpi selamanya. Seperti kata Shanks di film ini, “There is no peace or equality in this world”. Meskipun di dunia nyata banyak sekali berbagai macam ketidakadilan, tapi toh tidak sedikit juga moment, kegiatan yang kita suka lakukan di dunia nyata.
So, keep alive guys! Your life is worth it. Every single moment, even the tiniest things are precious 😀

More From This Category

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Review The Summer I Turned Pretty

Review The Summer I Turned Pretty

Summer holiday, yeayyy!!!Halooo!!!Aku kembali setelah sebulan lebih hehe. Kali ini aku mau review series, iyep kali ini bukan film. Jadi judul seriesnya "The Summer I Turned Pretty". Series ini sebenarnya diambil dari novel karya Jenny Han dengan judul yang sama. Btw...

read more

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy

First Time Ketemu Idola

First Time Ketemu Idola

First Time Ketemu Idola

Mencuri Iqbaal

Halo Hi Haloo
Ahhh seneng banget aku gatau kenapa wkwk. Padahal sudah satu tahun berlalu ya kann, tapi euforianya masih terasa setiap aku recall memories itu.

Apaan nih?
Hehehe maaf, maaf… aku datang tiba-tiba bilang kalau aku seneng banget hehe. Jadii ini tuh ada hubungannya dengan postinganku tentang review Mencuri Raden Saleh yang kubuat tahun bulan lalu.

Psst.. kalau mau baca Review Mencuri Raden Saleh bisa klik disini!!!

Dipost-an yang itu aku kan cerita kalau aku nonton Mencuri Raden Saleh ini 2 kali. Yang pertama waktu special screeningnya, 17 Agustus 2022, dan 27 Agustus 2022, ini hari biasa. Special screening ini nonton lebih awal sebelum jadwal rilisnya. Jadi Mencuri Raden Saleh ini rilisnya tanggal 25 Agustus 2022.

Saat special screening kemarin sebenarnya aku berharap bisa ketemu pemainnya kan. Tiba-tiba mereka datang gitu kan, tapii jeng jeng mereka tidak datang. Yang datang cuma tim dari production house sepertinya. Mereka memfoto, memvideo, yaa mengabadikan momen orang-orang saat pertama kali nonton filmnya.

Kenapa aku bisa tahu? Haha karena aku duduk dideretan bawah kedua dekat pintu masuk, mana aku duduknya beneran di samping tembok, nempel samping tembok. Agak pusing sebenarnya duduk dibawah seperti itu, tidak direkomendasikan duduk dibagian bawah kecuali memang terpaksa karena kehabisan tiket misalnya hahaha.

Nah, di tanggal 17 itu aku nonton di Malang Town Square (MATOS), sama Sasas, Nabila, dan Callista. Setelah nonton kita dihampiri sama orang yang bertugas mengabadikan itu, terus nih ya kita diminta waktunya bentar buat kasih semacam feedback atau ya semacam wawancara singkat gitulah. Kita semua excited, karena yaa setidaknya walau tidak berhasil bertemu cast-nya dengan video itu mereka jadi tahu. Walau sebenarnya kita juga tidak tahu apakah videonya akan dikasih tahu juga ke para cast atau tidak.

Kemudian besoknya muncullah reels tentang rangkuman cuplikan video dari beberapa kota yang ada event Special Screening Mencuri Raden Saleh ini. Aku kecewa sih sejujurnya. Karena videoku dengan teman-teman benar-benar gaada satu detik pun yang muncul. Kalau ada pun cuma cuplikan waktu kita pura-pura antri tiket (reka adegan ceritanya), dan itu cuma salah satu dari kita yang masuk screen. Ditambah itu cuma sepersekian detik banget! Kayak… dibuat apa videonya kalau tidak diupload? Padahal aku kan sudah menunggu hasilnya :((

Habis itu di sosial medianya Mecuri Raden Sale tiba-tiba JEDUARRRR!!! muncul tambahan special screening + tour para cast mulai dari Surabaya di tanggal 20 di Surabaya, terus besoknya tanggal 21 ke Mojokerto, lanjut ke Jogja, Solo, Semarang, Purwokerto, Cirebon, Bandung, dan terakhir di Bekasi.

Demi apa ke Mojokerto gituloh!!!

Mojokerto itu kotaku tinggal, dan Mojokerto ini kota kecil yang yaa tentunya nggak segede Malang. Tapi Iqbaal, Aghniny, Ari, sama Umay kesana. Kukejar Iqbaal ke Malang, ujung-ujungnya ketemu di Mojokerto juga hahaha. Saat itu aku datang pagi pukul 10.30 kurang lebih, dan udah cukup banyak yang duduk di depan panggung tapi belum terlalu ramai. Baru jam 12-an mulai padat tuh. Kemudian para cast naik panggung, sedikit ngaret karena suasana yang nggak kondusif. Jadi sekitar pukul 13.20-an mereka naik panggung, ngobrol-ngobrol bentar tentang film dan behind the scene-nya, kemudian pukul 13.45-an mereka cabut dari panggung.

Sebentar banget, cuma 20 menit!!! Dan aku gemetarnya sudah dari sehari sebelumnya. Gugupnya ituloh sudah dari kemarinnya tapi ketemunya nggak ada 1 jam. Bahkan saat ada pengumuman para cast tanggal 21 ke Mojokerto itu aku nangis saking terharu dan sedih karena aku mau beli tiketnya tapi kehabisan T_T

Boleh dibilang karena ini pertama kalinya aku ketemu Iqbaal, ya walau tidak tatap mata langsung tapii boleh lah. By the way anyway busway, aku sedikit meragukan jiwa fangirling diriku ini ke Iqbaal deh haha. Karena ternyata fans-fansnya Iqbaal dari banyak kota itu pada ngasih hadiah. Sedangkan aku terpikir untuk membawa hadiah saja tidak :((

Kalau dipikir-pikir kenapa aku bisa tidak kepikiran buat ngasih kado atau apa gitu ya? Tapi kalaupun bawa kado, dikasihnya kemana? Kalau kata temanku, seharusnya aku tuh menghadang mobilnya Iqbaal di parkiran mobil. Terus minta tanda tangan dan foto-foto, sujud syukur haha nggak ding. Tapi kayaknya mungkin memang caranya seperti itu.

Oiya, tanggal 13 November 2022 Iqbaal bakal ke Malang loh. Dia ikut rombongan karaokenya Oom Leo dan ngisi di semacam gigs gitu. Tapi aku menyerah, aku tidak ikut, tidak hadir. Aku di rumah saja menonton drama korea haha.

Karena jujur, di Mojokerto kemarin rasanya capek banget ketemu sama banyak orang, berdesak-desakan, terus aku gemetar karena gugup. Dan sepulang dari acaranya aku malah capek, energiku habis karena ketemu banyak sekali orang. Poor my INFJ’s things :((

Tapi ya semoga gak tahu kapan aku bisa dipertemukan lagi dengan idolaku. Nggak harus Iqbaal, bisa juga dengan semua member Stray Kids atau NCT mungkin hahaha. #NiaHalu

Sepertinya sudah hehe, nantikan cerita-ceritaku selanjutnya 😀
Have a nice day!

More From This Category

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Part 2Haiiii!!!! Ternyata aku ditagih teman-teman buat spill budget ke Lombok hahahaEitsss sabar dulu ya manteman. Spill budget ada di beberapa post selanjutnya. Atau kalau gak sabar klik ini deh : Budget Malang - Lombok Di pelabuhannn ... Masih nunggu pemberangkatan...

read more
Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Part 2Haiiii!!!! Ternyata aku ditagih teman-teman buat spill budget ke Lombok hahahaEitsss sabar dulu ya manteman. Spill budget ada di beberapa post selanjutnya. Atau kalau gak sabar klik ini deh : Budget Malang - Lombok Di pelabuhannn ... Masih nunggu pemberangkatan...

read more
Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Antara Malang dan Lombok (Bagian II)

Part 2Haiiii!!!! Ternyata aku ditagih teman-teman buat spill budget ke Lombok hahahaEitsss sabar dulu ya manteman. Spill budget ada di beberapa post selanjutnya. Atau kalau gak sabar klik ini deh : Budget Malang - Lombok Di pelabuhannn ... Masih nunggu pemberangkatan...

read more

Comments

Nia’s Spot
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review Film Ballerina Netflix 2023

Review Film Ballerina Netflix 2023

Review Film Ballerina Netflix 2023

복수

Hiiiii
Aku kali ini datang membawa review film baru. Masih hangat banget nih filmnya, baru saja rilis di Netflix 5 Oktober 2023 lalu.
Jadi sebenarnya aku nonton ini hari Selasa (10/10) kemarin saat aku menginap di kos temanku. Yaa sambil makan nasi padang, kita berdua nonton film Ballerina ini.

Genre-nya apa?

Thriller. Seriusan deh, film dengan durasi 1 jam 33 menit ini tuh genrenya action-thriller. Dibalik judulnya “Ballerina”, film ini ternyata bukanlah tentang tari menari haha hihi. Oiya, fyi ada content warning atau mungkin trigger warning dariku karena di film ini ada sedikit scene tentang suicide dan juga BDSM. Tidak ditunjukkan secara gamblang, tapi kurasa ini baik disampaikan diawal meskipun sedikit mengandung spoiler.

Oke, so ceritanya tentang apa?

Ada 2 gadis yang bersahabat, Okju si mantan pengawal dan Minhee si ballerina. Suatu hari, setelah pentas Minhee tiba-tiba melakukan suicide, dan meninggalkan pesan pada Okju untuk membalaskan dendamnya pada orang yang menyebabkan Minhee memilih untuk suicide.

Dari petunjuk yang ditinggalkan Minhee, selama menonton aku menduga ini ada hubungannya dengan narkoba. Karena pada percakapan mereka dilakukan dengan ‘kata sandi’.
Jujur aku tidak begitu paham dengan kata sandi yang mereka bicarakan, tapi mungkin karena film jadi durasinya dipercepat.
Timeline film ini juga terhitung cepat menurutku untuk seseorang yang melakukan balas dendam, tidak sampai satu minggu dan selesai.

Alurnya dibuat maju mundur, dan itu cukup menyenangkan. Yang sangat membekas buatku di film ini adalah OST-nya. Background musiknya ketika melakukan adegan action sangat amat fresh dan seru untuk didengarkan.

Seperti yang kubilang di awal, film ini thriller jadi cukup banyak scene yang melibatkan kekerasan yang berdarah-darah. Tapi masih bisa ditolerir, jadi tidak terlalu gore. Selama nonton jujur saja, karena aku pribadi kurang suka dengan scene yang terlalu ‘keras’ jadinya kututup mataku saat adegan yang cukup berdarah.

Well, score untukku adalah 7 dari 10. Ini hanya pendapat pribadi, agak sedikit subjektif memang, tapi aku sudah berusaha se-objektif mungkin. Banyak plot hole menurutku, tapiii akting para aktornya juara sih. Dan adegan berantemnya, sangatt keren parah. Damn Okju, fight gurl!!

More From Nia’s Story

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Backup dan Restore di CyberPanel

Backup dan Restore di CyberPanel

Halo haloooKali ini aku mau berbagi pengetahuan tentang cyberpanel. Cyberpanel merupakan salah satu panel untuk mengelola server. Kali ini aku mau bahas tentang cara proses backup dan restore di cyberpanel. Yang mana proses backup dan restore ini penting banget.Karena...

read more

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy

Review Guardians of Galaxy vol. 3

Review Guardians of Galaxy vol. 3

Review Guardians of Galaxy vol. 3

I’m not a raccoon

Halo hola halo ^^
Aku datang lagi dengan review film hehe. Setelah hiatus sejak bulan Oktober lalu dengan review salah satu film korea “cewek abad 20” yang cukup epik. Kali ini aku kembali dengan film yang gak kalah epik. Guardians of Galaxy vol. 3

Baca juga : Review 20th Century Girl disini

Penggemar Marvel Universe pasti excited dong dengan film terbaru series Guardians of Galaxy yang ketiga ini. Oiya, aku udah pernah nonton series Guardians of Galaxy yang sebelumnya. Dan menurutku volume 3 ini ya berasa kayak film yang sebelumnya. Mungkin emang udah jadi ciri khas dari GoG kali ya. Apalagi ternyata series Guardians of Galaxy ini digarap oleh sutradara yang sama, James Gunn.

Ciri khasnya memangnya seperti apa?

Menurutku yang pertama dari pengambilan gambarnya, atau mungkin bisa dibilang teknologi CGI-nya Guardians of Galaxy itu banyak movement-nya baik di volume yang 3 ini maupun volume sebelumnya. Kayak misal kalau pas war tuh pengambilan gambarnya dibuat berputar-putar, tapi menurutku tujuannya biar penonton bisa ‘merasakan’ pengalaman didalam pesawat luar angkasa saat jungkir balik tuh seperti apa.

Bagus sih sebenarnya, cuma buat aku yang ada ‘motion sickness’ melihat terlalu banyak adegan berputar-putar membuatku agak pusing. Padahal itu bukan film 3D atau 4D tapi tetap pusing haha.

Terus yang kedua adalah soundtrack dari Guardians of Galaxy. Baik di volume yang ketiga ini maupun volume sebelumnya, OST-nya Galaxy of Guardians tuh penuh dengan lagu-lagu 80 sampai 90-an. Juga kalau ada war yang ‘seru’ backsong adegannya tuh ya lagu-lagu ini. Pilihan lagunya sangat sesuai sih menurutku. Oh btw di volume ketiga ini di akhir ada lagu 2000 an awal di akhir film. Mungkin volume keempat bakal ada lagu era 2010-an kali ya. Lagunya Katy Perry atau Taylor Swift kali ya, haha bercandaa.

Yang ketiga, komedinya. Salah satu genre Guardians of galaxy itu komedi, dari setiap karakter Guardiannya atau bahkan tokoh pendukungnya tuh ada aja celetukan yang bikin ketawa. Dalam scene sebenarnya tidak disengaja melucu sih, tapi jatohnya komedi mereka kayak sarakastik gitu. Jadi menurutku ada sedikit unsur tragicomedinya lah ya, sort of dark jokes.

Lalu apa beda volume 3 ini dari film sebelumnya?

Of course, the difference is in the story plot. Di volume 3 ini intinya adalah fokus menceritakan tentang kehidupan Rocket dan bagaimana para Guardians ini menyelamatkan Rocket. Iya, Rocket si rakun yang selalu denial dan bilang kalau dia bukan rakun itu.

Memangnya Rocket kenapa? Jadi, Rocket tuh tiba-tiba diserang sama makhluk emas, namanya Adam Warlock. Sumpah aku kesel banget sama Adam ini. He’s just so dumb. Dia tuh musuh Guardians of Galaxy tapi dumb banget gituloh karakternya. Salut deh sama Will Poulter yang berhasil memerankan karakter Adam ini dengan sangat baik.

Kenapa Rocket tiba-tiba diserang? Siapa sih Adam Warlock ini? Nah, ini gabisa aku ceritain lebih lanjut, karena kalau aku ceritain bisa panjang dan malah jadi spoiler hehe.

So, the conclusion is?

Overall film ini bagus. Bisa lah ya mengobati kangen para penggemar Marvel di luar sana. Tonton deh buruan, mumpung masih tayang di bioskop hehe.
Happy watching! <3

More From Nia’s Story

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Comments

Nia’s Spot
Kalau kalian sudah nonton filmnya, berapa ratenya menurut kalian?
Copyright © 2026 ramadhaniawy